Tuesday, September 30, 2008

SMS Lebaran

 Untuk mengungkapkan ucapan lebaran atau idul fitri di zaman sekarang sangat mudah. Dahulu kita harus selalu bertemu dengan teman atau saudara, baru kita dapat mengungkapkannya. Di zaman kesejagatan sekarang, jika kita ingin mengungkapkan hal itu tinggal cari nomor, susun kata, dan kirim. Sampai deh ke rekan/atau saudara kita. Kadang kita agak bingung dalam mengungkapkan kata-kata tersebut. Bagi yang akan mencoba menggunakan ungkapan berikut, silahkan tinggal memilih saja mana yang cocok buat kita.



 Jika hati sebening air jangan biarkan ia keruh. Jika hati se­putih awan jangan biarkan ia mendung. Jika hati seindah bulan, hiasi ia dengan iman. Minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin.

Sebelum gema takbir berku­mandang. Sebelum orang-orang tidur, dan sebelum jaringan sibuk. Aku mau ngucapin Minal Aidzin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir and Batin.


Jalani Ramadan dengan ikhlas hati. Perbanyak amal dan ibadah tuk dapati ridho Illahi. Sambut Idul fitri dengan suka hati. Cerminkan kemenangan dalam diri. Dengan memaafkan kesalahan sepenuh hati. Minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin.


Tuk lisan yang tak terjaga, hati yang berprasangka dan sikap yang melukai hati. Dari hati yang terdalam mengakui segala khilaf, mengharapkan dibukakan pintu maaf. Semoga Yang Maha Suci meridhoi kita menuju Fitri.


Mohon maaf jika ada langkah yang menoreh luka, jika ada kata yang merangkai dusta jika ada tingkah yang membuat kecewa. Selamat Idul fitri. Minal Aidzin Wal Faidzin. Taqabalallahu minna wa minkum.


Bahagia terasa bila segala khilaf dan salah dapat saling dimaafkan, sebagai syukur menyambut Idul Fitri, walau jemari tak kuasa menja­bat, kata dapat menjadi jembatan


Pergilah keluh, ku tak mau berte­man dengamu. Silahkan kesah, kau bukan takdirku. mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku, dan Allah adalah kasi­hku. Maafkan segala kesalahan


Andai jemari tak sempat berja­bat, andai raga tak dapat bertatap, seiring bedug yang menggema, seruan takbir yang berkuman­dang, kuhaturkan salam menyam­but hari raya idul fitri, jika ada kata serta khilafku membekas lara, mohon maaf lahir dan batin..


Bila ada langkah membekas lara Ada kata tak sengaja beraroma dusta. Ada tingkah menoreh luka. Mohon pintu maaf dapat dibuka. Met lebaran, mohon maaf lahir batin.


Jika tingkah hadirkan luka, lisan menggores dusta, hati mengukir prasangka, janji berbuah lalai. Mohon maaf agar bersih di hari nan Fitri. Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.


Mata kadang salah melihat. Mulut kadang salah berucap. Hati kadang salah menduga. Maafkan segala kekhilafan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat hari raya Idul Fitri 1429H. Maafin ya.


Tak selamanya mata meman­dang dengan ramah, hati menilai dengan jernih, dan mulut bi­cara dengan santun. Menjelang hari raya kuucapkan met hari raya idul fitri, mohon maaf lahir batin.


PANTUN


Ada ketupat di meja makan. Jangan lupa opor ayamnya. Mum­pung lebaran, maapin aku ya!


Tari guci rentak Melayu. Hitung langkah rentak delapan. Hari suci di ambang pintu. Khilaf-khilafan salah mohon dimaafkan.


Anak kodok makan ketupat. Makan ketupat sambil melompat. Ngirim kartu udah gak sempat. Pake sms pun no what-what. Taqobbalallahu minnawaminkum.


Beli es di warung bu Rima. Taruh di piring santap bersama. SMS sudah saya terima, teriring pula maksud yang sama. Minal Aidzin wal Faidzin. Mohon maaf lahir batin.


Ikan teri kesamber gledek. Idul fitri is come back. Ada anak pelihara kate, maafin kita sekeluarga ye. Buah jambu disayur lodeh. Kalo gak mau, ee e ee capek deh.



ENGLISH 


If there’s a day, there must be a night. If there’s a black, there must be a white. If there’s a mistakes, there must be forgiveness. Minal Aidin Wal Faidzin!


One day before led, I wanna say: Forgive my sins, may our hearts purified from all mistakes. Happy ledul Fitri Minal Aidzin wal Faidzin.


Allahuakbar… led al-fitri is approaching. Let’s embrace it with pure heart. From the bot­tom of my heart, I would like to ask an apology Minal Aidzin Wal Faidzin.


 

No comments:

Post a Comment