Judul : Bayi Biang Kerok
Pengarang : Agoeng Nadh
Penerjemah : -
Editor/penyunting : Andhika Irlang Suwiryo
Penerbit : Gagas Media
Tahun Terbit : 2007
Urutan Cetakan : 1
Ukuran dimensi buku : 11,5 x 19 cm
Tebal buku : 168 Halaman
Harga : Rp. 22.000
Cerita ini mengisahkan seorang cewe yang bernama Dena Isharina Maharani Paramita Putri. Dia cewe kelas 2 IPA 1 di SMA Fontana, Dena anak tunggal dari pasangan Ibu Vera dan Papa Adit. Dena sosok cewe yang periang, humoris, dan manja (maklum dia kan nak tunggal). Dena yang berambut sebahu ini memiliki sahabat cewe yang bernama Vella Andriani. Vella adalah sahabat Dena sejak TK (eit… mungkin sebelum mereka tercipta, ko bias...! karena nyokap-bokapnya Vella dan Dena itu sahabatan juga, jadi turun-temurun deh….). Cukup jelaskan identitasnya…… Sekarang kita mulai kisahnya…….
Optimis, semangat, dan selalu berpikir positif. Jika kita tidak mampu hidup jadi beringin yang kuat dan kokoh, jadilah saja belukar tetapi yang menyuburkan tanah. Jika kita tidak mampu hidup seperti jalan raya beraspal, jadilah saja jalan setapak tetapi yang menuju mata air.
Friday, September 12, 2008
BAYI PEMBAWA CINTA
BAYI PEMBAWA CINTA
Judul : Bayi Biang Kerok
Pengarang : Agoeng Nadh
Penerjemah : -
Editor/penyunting : Andhika Irlang Suwiryo
Penerbit : Gagas Media
Tahun Terbit : 2007
Urutan Cetakan : 1
Ukuran dimensi buku : 11,5 x 19 cm
Tebal buku : 168 Halaman
Harga : Rp. 22.000
Cerita ini mengisahkan seorang cewe yang bernama Dena Isharina Maharani Paramita Putri. Dia cewe kelas 2 IPA 1 di SMA Fontana, Dena anak tunggal dari pasangan Ibu Vera dan Papa Adit. Dena sosok cewe yang periang, humoris, dan manja (maklum dia kan nak tunggal). Dena yang berambut sebahu ini memiliki sahabat cewe yang bernama Vella Andriani. Vella adalah sahabat Dena sejak TK (eit… mungkin sebelum mereka tercipta, ko bias...! karena nyokap-bokapnya Vella dan Dena itu sahabatan juga, jadi turun-temurun deh….). Cukup jelaskan identitasnya…… Sekarang kita mulai kisahnya…….
Wednesday, September 10, 2008
Guru yang Profesional dan Efektif
oleh: Prof. Suyanto, Ph.D
Pada era otonomi pendidikan, pemerintah daerah memiliki kewenangan yang amat besar bagi penentuan kualitas guru yang diperlukan di daerahnya masing-masing. Oleh karena itu di masa yang akan datang, daerah benar-benar harus memiliki pola rekrutmen dan pola pembinaan karier guru agar tercipta profesionalisme pendidikan di daerah.
Dengan pola rekrutmen dan pembinaan karier guru yang baik, akan tercipta guru yang profesional dan efektif. Untuk kepentingan sekolah, memiliki guru yang profesional dan efektif merupakan kunci keberhasilan bagi proses belajar-mengajar di sekolah itu. Bahkan, John Goodlad, seorang tokoh pendidikan Amerika Serikat, pernah melakukan penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa peran guru amat signifikan bagi setiap keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian itu kemudian dipublikasikan dengan titel: Behind the Classroom Doors, yang di dalamnya dijelaskan bahwa ketika para guru telah memasuki ruang kelas dan menutup pintu-pintu kelas itu, maka kualitas pembelajaran akan lebih banyak ditentukan oleh guru. Hal ini sangat masuk akal, karena ketika proses pembelajaran berlangsung, guru dapat melakukan apa saja di kelas. Ia dapat tampil sebagai sosok yang menarik sehingga mampu menebarkan virus nAch (needs for achievement) atau motivasi berprestasi, jika kita meminjam terminologi dari teorinya McCleland. Di dalam kelas itu seorang guru juga dapat tampil sebagai sosok yang mampu membuat siswa berpikir divergent dengan memberikan berbagai pertanyaan yang jawabnya tidak sekedar terkait dengan fakta, ya-tidak. Seorang guru di kelas dapat merumuskan pertanyaan kepada siswa yang memerlukan jawaban secara kreatif, imajinatif – hipotetik, dan sintetik (thought provoking questions).
Guru yang Profesional dan Efektif
oleh: Prof. Suyanto, Ph.D
Pada era otonomi pendidikan, pemerintah daerah memiliki kewenangan yang amat besar bagi penentuan kualitas guru yang diperlukan di daerahnya masing-masing. Oleh karena itu di masa yang akan datang, daerah benar-benar harus memiliki pola rekrutmen dan pola pembinaan karier guru agar tercipta profesionalisme pendidikan di daerah.
Dengan pola rekrutmen dan pembinaan karier guru yang baik, akan tercipta guru yang profesional dan efektif. Untuk kepentingan sekolah, memiliki guru yang profesional dan efektif merupakan kunci keberhasilan bagi proses belajar-mengajar di sekolah itu. Bahkan, John Goodlad, seorang tokoh pendidikan Amerika Serikat, pernah melakukan penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa peran guru amat signifikan bagi setiap keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian itu kemudian dipublikasikan dengan titel: Behind the Classroom Doors, yang di dalamnya dijelaskan bahwa ketika para guru telah memasuki ruang kelas dan menutup pintu-pintu kelas itu, maka kualitas pembelajaran akan lebih banyak ditentukan oleh guru. Hal ini sangat masuk akal, karena ketika proses pembelajaran berlangsung, guru dapat melakukan apa saja di kelas. Ia dapat tampil sebagai sosok yang menarik sehingga mampu menebarkan virus nAch (needs for achievement) atau motivasi berprestasi, jika kita meminjam terminologi dari teorinya McCleland. Di dalam kelas itu seorang guru juga dapat tampil sebagai sosok yang mampu membuat siswa berpikir divergent dengan memberikan berbagai pertanyaan yang jawabnya tidak sekedar terkait dengan fakta, ya-tidak. Seorang guru di kelas dapat merumuskan pertanyaan kepada siswa yang memerlukan jawaban secara kreatif, imajinatif – hipotetik, dan sintetik (thought provoking questions).
Tuesday, September 9, 2008
Metode Pembelajaran Efektif
Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib kita lakukan dan kita berikan kepada anak-anak kita. Karena ia merupakan kunci sukses unutk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenakngkan dan tidak membosankan. Di bawah ini adalah beberapa metode pembelajaran efektif, yang mungkin bisa kita persiapkan.
Metode Pembelajaran Efektif
Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib kita lakukan dan kita berikan kepada anak-anak kita. Karena ia merupakan kunci sukses unutk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenakngkan dan tidak membosankan. Di bawah ini adalah beberapa metode pembelajaran efektif, yang mungkin bisa kita persiapkan.
Sunday, September 7, 2008
Pembelajaran dengan 3M
Pertanyaan mendasar yang dapat kita ajukan adalah bagaimanakah kondisi proses belajar mengajar di sekolah? Apakah sudah berkualitas ? Apakah parameter pembelajaran yang berkualitas ? Apakah guru sudah mengoptimalkan seluruh potensi yang ada?
Proses Belajar Mengajar di Sekolah
Kami pernah bertanya kepada siswa bagaimana pendapat mereka tentang proses belajar mengajar yang terjadi di sekolah, mereka mengemukakan pendapat berikut :
”Membosankan, guru monoton ngajarnya. Ngajar cuma nulis-nulis di papan tulis aja, kita tidak mengerti apa yang guru ajarkan”.
Pembelajaran dengan 3M
Pertanyaan mendasar yang dapat kita ajukan adalah bagaimanakah kondisi proses belajar mengajar di sekolah? Apakah sudah berkualitas ? Apakah parameter pembelajaran yang berkualitas ? Apakah guru sudah mengoptimalkan seluruh potensi yang ada?
Proses Belajar Mengajar di Sekolah
Kami pernah bertanya kepada siswa bagaimana pendapat mereka tentang proses belajar mengajar yang terjadi di sekolah, mereka mengemukakan pendapat berikut :
”Membosankan, guru monoton ngajarnya. Ngajar cuma nulis-nulis di papan tulis aja, kita tidak mengerti apa yang guru ajarkan”.
"Tujuh Keajaiban Tubuh Kita"
Nggak cuma bumi saja yang punya seven wonders of the world. Tubuh manusia pun ternyata menyimpan banyak hal menakjubkan yang susah dijelaskan dengan logika.
1 The Golden Ratio.
Setiap bagian tubuh manusia ternyata merupakan hitungan matematika. Believe it or not, Fibonacci numbers yang kita jumpai di buku Da Vinci Code, ternyata juga ada di tubuh kita sendiri. Bilangan Phi (1:1,61 adalah angka yang akan kita dapatkan setiap kali kita mengukur setiap inci tubuh kita. Coba deh perhatikan ruas jari tangan kita. Ruas kedua dari ujung berukuran 1,618 kali lebih panjang dari ruas terujung, begitu seterusnya. Rumus phi ini juga kita temui di wajah kita. Panjang hidung kita berbanding 1:1,618 dibanding lebar mulut dari ujung ke ujung. Gigi terdepan dengan gigi di sebelahnya juga berukuran 1,1618 kali lebih besar. Inilah yang disebut dengan The Golden Ratio.
"Tujuh Keajaiban Tubuh Kita"
Nggak cuma bumi saja yang punya seven wonders of the world. Tubuh manusia pun ternyata menyimpan banyak hal menakjubkan yang susah dijelaskan dengan logika.
1 The Golden Ratio.
Setiap bagian tubuh manusia ternyata merupakan hitungan matematika. Believe it or not, Fibonacci numbers yang kita jumpai di buku Da Vinci Code, ternyata juga ada di tubuh kita sendiri. Bilangan Phi (1:1,61 adalah angka yang akan kita dapatkan setiap kali kita mengukur setiap inci tubuh kita. Coba deh perhatikan ruas jari tangan kita. Ruas kedua dari ujung berukuran 1,618 kali lebih panjang dari ruas terujung, begitu seterusnya. Rumus phi ini juga kita temui di wajah kita. Panjang hidung kita berbanding 1:1,618 dibanding lebar mulut dari ujung ke ujung. Gigi terdepan dengan gigi di sebelahnya juga berukuran 1,1618 kali lebih besar. Inilah yang disebut dengan The Golden Ratio.